Babak 52: Kota sayang!
Bab 5굛괗: Kota sayang! Saya melepas ransel saya dan melemparkannya ke padang pasir. Saya merasa seringan burung layang-layang. Isinya makanan dan air. Saya berkata: "Linghushan, buang ranselmu!" Linghu Shan berkata dengan suara keras: "Aku akan membawanya lebih lama lagi..." Saya teringat sebuah artikel di Amerika tentang seorang pria yang mendulang emas di Barat. Dalam perjalanan pulang, dia ditinggalkan oleh teman-temannya. Cuacanya dingin, dia tidak makan, dan pahanya terluka. Dia melakukan pe...