Rencana Licik Sang Rubah
One
Bab pertama. Bisakah kita bertemu lagi dalam tiga tahun? Itu sudah mati, dan reuni ditakdirkan memberiku harapan lagi. Boleh aku mendekatimu? Satu. Aku tidur terlambat tadi malam, tapi itu mimpi yang indah! Kuharap kau membangunkanku nanti. Aku tidak tahu mengapa aku merasa akrab dengan sosok dalam mimpiku, seolah-olah aku pernah melihatnya sebelumnya. Apa hari! Itu terlalu banyak. Tidak ada ruang di sini. Pada titik ini, lampu merah berada di trotoar dan mobil sport datang padaku. Aku hampir be...